Portfolio

Teknologi Jadwal Bola Sbobet Video Replay Dalam Dunia Sepakbola

Teknologi Video Replay SBOBETUK.COM dalam taruhan bola sbobet atau yang lebih dikenal dengan istilah Instant replay bukanlah hal yang baru dalam dunia olahraga. Sebut saja salah satu contohnya yakni di kejuaraan basket ternama di dunia, yaitu NBA atau National Basket Association. Teknologi instant replay telah diperkenalkan pada tahun 2002 silam dan secara resmi digunakan di NBA pada musim 2002/2003.

Video Replay Referee
Video Replay Referee dari SBOBET dalam dunia sepakbola

Adapun cara kerja dari teknologi ini adalah terdapat sebuah instalasi layar yang terletak di pinggir lapangan. Layar tersebut berfungsi untuk menampilkan tayangan ulang dalam suatu momen olahraga, yang pada akhirnya menjadi sebuah acuan seorang wasit dalam mengambil keputusan.

Selain di kejuaraan basket, teknologi Video Replay juga digunakan di sejumlah jenis olahraga lainnya. Namun teknologi tersebut memiliki istilah yang beragam. Mulai dari video umpire, third umpire, television match official, instant replay official atau video referee. Jenis olahraga lain yang menggunakan teknologi tersebut, diantaranya Canadian Football League (CFL), Major League Baseball (MLB), National Football League (NFL), dan National Hockey League (NHL).

Dalam dunia sepakbola sendiri, teknologi yang juga terkenal dengan singkatan VARs tersebut direncanakan akan digunakan dalam empat momen penting yang menjadi keputusan seorang wasit di atas lapangan.

Keempat peristiwa penting itu adalah keputusan untuk memberikan hadiah penalti, terciptanya sebuah gol, keputusan dalam menghadiahi kartu merah dan terakhir yakni kesalahan wasit mengenai identitas pemain, yang dimana pernah terjadi dalam kasus Alex Oxlade-Chamberlain dan  Kierran Gibbs pada laga Arsenal melawan Chelsea yang terjadi di musim 2013/14. Dimana, peristiwa itu membuat Gibbs terkena kartu merah. Padahal, Chamberlain yang melakukan pelanggaran terhadap lawan.

Cara Kerja VARs di Dunia Sepakbola

Cara kerja dari teknologi VARs ini adalah. Pertama, wasit akan mendapatkan informasi melalui earphone dari tim asisten peninjau video yang berada di tribun Stadion. Dimana tim peninjau tersebut melihat secara detail bagaimana proses terjadinya suatu peristiwa diatas lapangan yang menjadi perdebatan.

Video Replay
Cara kerja dari Video Replay yang membantu wasit dalam mengambil keputusan

Kedua, tim peninjau video akan menampilkan tayangan ulang di layar yang terpasang disisi stadion. Ketiga, wasit akan memberikan keputusan terkait salah satu peristiwa yang terjadi. Baik itu dalam mengambil keputusan mengenai hadiah penalti, kartu merah seorang pemain, terciptanya gol hingga kesalahan dalam memberikan identitas pemain. Sehingga, terdapat waktu sepersekian detik bahkan beberapa menit untuk seorang wasit memutuskan suatu perkara.

Ujicoba Teknologi VARs di Laga Persahabatan Italia vs Prancis

Teknologi VARs ini telah dicoba di dunia sepakbola pada laga persahabatan antara Italia melawan Prancis yang berlangsung di stadion San Nicola, Bari. Sang pengadil lapangan yang pertama kalinya di Eropa untuk melakukan pengujian teknologi ini adalah Björn Kuipers. Seorang wasit terbaik di Benua Biru asal Belanda.

Video Assistant Referees
Video Assistant Referees pertama kalinya di Eropa dilakukan ujicoba saat laga persahabatan Italia melawan Prancis

Kuipers saat melakukan tugasnya diatas lapangan dengan bantuan teknologi VARs ini menunjukkan reaksi-reaksi yang bernuasa positif. “Setelah meninjau kembali suatu kejadian, tim VARs memberikan informasi kepada saya yang hanya berjarak sekitar sepuluh detik, untuk memberikan hadiah kartu kuning ke seorang pemain, karena terbukti melanggar. Pemain tersebut pun langsung saya berikan kartu kuning di waktu itu,” ujar wasit terbaik Eropa tersebut.

Kejadian lainnya yang terjadi pada laga persahabatan tersebut adalah tandukan gelandang Italia Daniele De Rossi yang dianggap mengenai tangan dari bek Prancis Layvin Kurzawa. “Dalam momen ini, kembali VARs menginformasikan kepadaku bahwa kejadian itu tidak layak untuk diberikan hadiah penalti. Kemudian, para pemain mempercayai saya. Dan hal itu sangat penting bagi seorang pengadil lapangan, karena akan meningkatkan kepercayaan diri,” tutup pengadil lapangan asal Belanda.

Tags: , ,